Selasa, 24 Januari 2012

Polisi Tidur

Subuh tadi ada dua puluh tiga polisi tidur
Yang berjejer rapi dan terbujur kaku
Dari pintu gerbang perumahan
Hingga pintu pagar rumahku

Minggu kemarin hanya ada lima belas
Sebulan yang lalu cuma ada delapan
Apalagi tiga bulan yang lalu
Hanya ada lima baris polisi tidur
Saat tanah yang sekarang berdiri rumahku
Masih ditanami warga pribumi


Terkutuklah kau polisi tidur
Begitu kata Si motor ceper
Salah sendiri, kenapa kau menceperkan diri
Setelah Sang Produsen membuatmu dengan perhitungan matang

Kenapa harus ada polisi tidur ?
Mungkin karena masih banyak yang buta aksara
Hingga tak bisa membaca kata,
"Pelan - pelan, banyak anak kecil !"
Atau karena ramadhan yang agungpun
Tak juga tundukan syahwat tancap gas

Polisi Tidur akan selalu mengingatkan
Tanpa peluit dan buku pasal-pasal
Atau lembar kwitansi yang bisa dibayar dimuka

Polisi tidur akan selalu mengingatkan
Agar aku berhenti sejenak
Tengok kanan tengok kiri
Dan sunggingkan senyum kepada tetangga

Subuh tadi ada dua puluh tiga polisi tidur
Entah subuh esok
Mungkin akan lebih banyak
Karena kita tak kunjung dewasa
Hingga harus selalu diingatkan

"Subuh tadi, 271107.."

by : Enjang Anwar Sanusi Bin H. Sofyan Abdul Syukur (Abang gua nih)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar